The Smashing Idea

smash 1

Saya penggila notes. Dari yang paling sederhana seperti notes-notes Muji sampai yang berbalut kain desainer seperti notes-notes buatan tangan Khama Khama. Terutama, yang kertas-kertasnya polos tanpa garis dan kekuning-kuningan. Seringnya, saya mengisi notes-notes itu dengan ide novel, sketsa tokoh, plot, dan coretan-coretan serupa yang berhubungan dengan proses kreatif. Terkadang, saya menulis rencana atau catatan perjalanan.

Lalu, saya menemukan notes yang bisa diisi dengan cara yang lebih seru. SMASH dari K&Company. Notes ini diperuntukkan bagi mereka yang senang merekam momen dan ingin memiliki scrapbook tetapi tidak punya banyak waktu atau merasa kurang kreatif. Kita bisa merekam momen tanpa perlu pusing. Karena, desainnya memudahkan kita dan bahkan menginspirasi.

Konsep SMASH mengingatkan saya pada scrapbooking gaya lama. Dahulu, kita kerap membuat daftar hal-hal yang ingin kita lakukan dalam notes, mencatat kata-kata indah yang kita temukan di sebuah novel, atau menempel tiket bioskop, gambar pakaian yang kita suka, kartu ucapan dari teman, artikel majalah, foto, dan benda-benda lain yang memenuhi laci meja kita. Seperti itulah cara menggunakan SMASH.

smash 6 smash 5 smash 2

SMASH muncul dalam berbagai warna, masing-masing memiliki tema yang khusus, masing-masing memiliki desain berbeda. SMASH merah, misalnya, pas untuk dijadikan gudang ide. SMASH fuchsia untuk menyimpan hal-hal yang manis dan berbau perempuan. SMASH kuning untuk catatan perjalanan. SMASH putih untuk kenangan-kenangan pernikahan. SMASH perak untuk kumpulan mode. Dan, masih banyak lagi.

smash 4

Pada saat K&Company baru mengeluarkan produk ini, saya harus memesannya lewat Amazon atau EK. Kini, SMASH sudah bisa ditemukan di Toko Buku Gramedia (tetapi barangkali tidak semua) dan di toko-toko bahan scrapbooking. Saat membeli SMASH, kita akan mendapat pena dan lem yang praktis dibawa-bawa. Notes ini juga dilengkapi aksesori-aksesori imut yang bikin saya gatal ingin mengoleksi seperti stempel, pita perekat yang permukaannya dicetak motif, amplop, dan pembatas halaman.

Nah. Begini cara saya mengisi SMASH. Saya senang menghias dan menyimpan kata-kata manis. Karena saya punya banyak sekali pita dan renda yang tidak tahu harus diapakan, jadilah SMASH saya penuh dengan semua itu.

page 5-6 page 3-4 page 1-2

page 11-12 (2)

Silakan mencoba. Saya yakin setiap orang akan mengisi SMASH dengan cara yang berbeda-beda. Tidak ada aturan untuk notes yang satu ini. Isi halaman-halamannya sesuka kita.

Kiss,
W

Advertisements

One thought on “The Smashing Idea

  1. Wah, saya jadi pengin beli SMASH juga. Lalu menghiasnya dengan pita-pita lucu, menambahkan quote, dan menempelkan foto-foto kenangan di dalamnya.
    Saat semester 6 lalu, saya dan teman-teman sekelas mendapatkan tugas membuat dream book tentang mimpi yang ingin kami capai. Hampir sama dengan membuat scrapbook, dosen saya menyuruh kami menghias dream book tersebut. Menempelkan foto orang yang kami sayangi dan orang yang menginspirasi kami selama ini. Menyenangkan sekali.

    Like

Leave your traces...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s