[Giveaway] Lovely Journal for Your Romance Reading

IMG_2719
Reading romance stories always make us fall in love all over again. Every time the characters smile, we smile. They sad, we sad (and also cry, sometimes). We feel their heartbeats. Reading romance is one of many ways to make our days brighter. Because, what is the most lovely feeling than love, rite?

So, we would like to give you this lovely journal. Specially made for february, when days filled with love floating in the skies.
IMG_2723
In this journal, you can write down about your romance reading; your favorite hero and heroine, your feeling about the book, your favorite scene, and of course, your favorite quote!
IMG_2738
It’s very easy breezy! Here’s how to enter the giveaway contest:

Just tell us (not more than 100 words) about your favorite romance book in comments box below. Don’t forget to mention the title (obviously!^^), the author and the publisher.

This giveaway contest will be closed on Saturday, February 14th at 7pm. The winners will be announced on Sunday, February 15th at 9am.
IMG_2727
Have a nice weekend and happy valentine!

love & kiss,
A + W

Advertisements

31 thoughts on “[Giveaway] Lovely Journal for Your Romance Reading

  1. talking about my favourite romantic book, i couldn’t count them anyway.. i like many books, but i like Orizuka’s book so much. i like her book “The Truth About Forever” published by Gagas Media. I don’t know why, but this book made me feel like i was in the story and i was crying all night when i read it.. i am still looking for the other books that may give me the same feeling,.. wish me luck;)

    Like

  2. Buku romance yang saya sukai adalah The Great Gatsby. Karena dalam buku tersebut menceritakan cinta yang tak sempurna. Mr. Gatsby yang kaya raya mencintai Daisy, mengadakan pesta demi pesta hanya karena ingin bertemu dengan Daisy, namun ketika kesempatan itu tiba. Mr. Gatsby yang penuh percaya diri dan kaya itu menjadi salah tingkah dan risau.
    Buku ini membuat saya pilu, merasa tidak adil, dan takjub dalam waktu bersamaan. Buku ini juga menceritakan tentang kesetiaan sahabat Mr. Gatsby – yang bercerita dalam buku – Nick.
    Hingga kini, saya tetap merasa kenapa orang sebaik Mr. Gatsby tidak mendapatkan bisa kebahagiaanya?

    Like

  3. i love pride and prejudice so much! buku karangan jane austin terbitan Qanita ini buat saya tidak bisa berhenti membaca dan senyum sendiri. Tentang kedua orang yang sama keras kepalanya akhirnya luluh oleh cinta. mereka sadar semua sifat tak baik bisa dikalahkan oleh cinta. tidak hanya sepasang kekasih, novel ini bercerita Tentang cinta kepada keluarga dan saudara.

    Like

  4. I love “Always with Me” wrote by Hyun Go Won. I love how the Yoon Sang Yup try to understand Chae Song Hwa and always taking care of her. Event Chae Song Hwa looks like so strong as a woman, he still treat her like a woman. (^_^)v

    Like

  5. Buku romance yang saya sukai, adalah Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK. Diksi yang dipilih memukau, bahkan sejak awal sehingga memaksa pembaca untuk terus membaca sampai selesai.

    Novel ini tentang dua anak Gunung Kidul yang saling mencintai, Kinanthi dan Ajuj. Namun terpisahkan, karena Kinanthi menjadi korban penjualan anak kecil yang membawanya ke Bandung, Arab Saudi, hingga Amerika. Dalam perjalanannya itu dia seringkali dalam penderitaan.

    Tetapi ternyata, dia tidak putus asa dan mau terus maju menjadi yang terbaik meski nasib buruk seakan selalu menghantui. Novel romantis yang manis. Tidak hanya tentang cinta, tetapi persoalan sosial negeri ini dari kemiskinan yang berujung penjualan anak kecil dan persoalan tkw-tkw di luar negeri.

    Saya pernah meresensinya di blog buku saya:

    https://ridhodanbukunya.wordpress.com/2014/01/12/galaksi-kinanthi/

    Semoga sharing saya bermanfaat 🙂

    Like

  6. Saya suka “surat untuk ruth” karangan Bernard batubara yang diteribitkan PT.Gramedia Pustaka Utama. Novel ini mengajarkan saya bagaimana rasanya mencintai dengan sesungguhnya. Novel bercerita mengenai Are dan Ruth yang saling jatuh cinta namun tidak ditakdirkan untuk bersama. Saya menyukai novel ini karena dengan membacanya saya bisa merasakan emosi Are yang sanggat dalam kepada ruth, bagaimana dia begitu menyayangi ruth dan bagaimana dia harus rela berpisah dengan ruth. Are menceritakan perasaannya dengan begitu sempurna, sampai2 membuat saya merasa menjadi tokoh ruth yang sesungguhnya. Quotes favorit saya dalam cerita ini adalah “Bagaimana mungkin kita saling jatuh cinta, namun ditakdirkan untuk tidak bersama?”

    Like

  7. My fav romance book is ‘Believe’ by Morra Quatro, published by Gagas Media. Its a lovely boook cotains a love story between Lagit dan Biru. Suatu kisah tentang bagaimana cinta diperjuangkan walau jauh terpisah oleh latar belakang dan jarak, juga mimpi. Tak hanya berpusat pada kisah kedua pemeran utama, buku ini adalah kumpulan romansa dari banyak karakter pedamping yang berwana, tak melulu indah dan berakhir bahagia.
    Kisah cinta manis yang diperjuangkan dengan rajutan 40 amiin agar Tuhan menyatukan mereka. Buku yang sukses membuat saya terseyum lebar saat meutup lembar terakhirya.

    Like

  8. Buku romance favoritku itu Bukan Cinta Sesaat dari Mira W. Bercerita tentang Nina dan Rio. Mereka teman dari kecil. Rio itu orang Batak, Nina itu keturunan Tionghoa. Dulu mereka sering bertengkar tapi perlahan tumbuh cinta di antara keduanya. Sayang cinta mereka tidak mudah disatukan. Waktu remaja, percintaan mereka dianggap konyol. Anak kecil kok pacaran? Lalu, beranjak dewasa masalah semakin besar menghadang cinta mereka. Perbedaan suku, agama, budaya hingga akhirnya masalah karir yang sampai melibatkan percobaan pembunuhan.
    Aku pertama kali baca novel itu tahun 97, waktu masih SD. Dan di umur sekecil itu aku belajar kalau cinta memang harus diperjuangkan.

    Like

  9. Anehnya, setelah baca pertanyaan ‘Apa buku romens favoritmu’ di giveaway ini, aku mikir sejenak. Dan jawaban yg keluar bukan novel-novel Metropop, Harlequin, atau pun Chicklit yang hobi aku koleksi. Tapi justru buku romens sederhana dari Kevin Alan Milne – “The Final Note”

    Kisah cinta mereka dimulai ketika keduanya masih muda. Pernikahan mereka bahagia, penuh janji tulus dan komitmen kuat, setidaknya pada awalnya. Tapi kemudian mereka mendewasa dalam pernikahan, tanggung jawab dan kehidupan mengikis janji pernikahan mereka. They’re not happy anymore, yet they still loves each other a lot. Hingga akhirnya kecelakaan menyadarkan bahwa selama ini mereka lupa. Lupa untuk berbahagia bersama.

    Yang saya suka, yaitu pendewasaan karakter tokoh utamanya. Ia sibuk memenuhi tanggung jawab, karena cinta. Ia jadi berjarak, karena cinta. Ia kembali pun, juga karena cinta. Saya suka, karena cerita dalam novel ini sangat realistis. Semua yg kita lakukan, segala keputusan kita, pada dasarnya berasal dari niat baik, karena rasa cinta kita kepada org lain, kepada manusia lain. Ketika hasilnya tidak sesuai harapan, kita dihadapkan pada kenyataan pahit. Lalu, kita pun terpuruk, karena cinta. Tapi kita bangkit pun karena cinta.

    Like

  10. Buku romance yang aku sukai itu Kau, Aku dan Sepucuk Angpao Merah karangan Tere Liye. Judulnya menarik, tidak kalah sama isinya. Tentang cinta seorang anak Borneo dengan peranakan Tionghoa..

    Ini sedikit sinopsisnya :
    Ada tujuh miliar penduduk bumi ini. Jika separuh saja dari mereka jatih cinta, setidaknya satu miliar lebih cerita cinta…

    Coba baca saja, siapa tau ikut terjatuh dalam kisah cinta Borno dan Mei

    Like

  11. Oh.. Penerbit bukunya ketinggalan.. Buku ini diterbitkan oleh Gramedia. Kalau mau baca buku ini dalam bulan Februari 2015 tepat banget. Soalnya berbarengan sama hari kasih sayang dan tahun baru Imlek ^^v

    Like

  12. Jane Eyre by Charlotte Bronte is one of the classic romance books I really like (translated version published by GPU). I love the characters in the book, especially Jane Eyre herself. Described as a very common woman by appearance (It’s not fair if all the main characters are pretty or handsome, right? :D), she has her own unique qualities that make you fall in love about her. I love classics. I wish I could read other good (classic) romance books too.

    Like

  13. Roman favorit, saya dapatkan di Novella berjudul Honeymoon In Paris oleh Jojo Moyes. Diterbitkan tahun 2012 oleh Penguin. Novella tersebut adalah prequel The Girl You Left Behind, historical romance dari pengarang yang sama.

    Singkatnya, roman tersebut adalah kisah bitter-sweet honeymoon yang dilalui dua pasangan berbeda era. Kisah Liv dan David dengan latar waktu masa kini, kisah Sophie dan Edouard dengan latar waktu WW I.

    Romance-nya, tender. Just my type. Dan Jojo Moyes, yang adalah penulis favorit saya, mahir sekali membawa pembacanya hanyut dalam kisah kedua pasangan itu. Heart-breaking yet beautifully touching. Review saya di sini

    Like

  14. Buku romance yang saya sukai adalah The Hunher Games Trilogy.

    Well, awalnya aku mikir ini buku terlalu “””ganas””” untuk dibumbui dengan romansa, kayak cake yang ditaruhin cabe, berani!

    Tapi eh tapi, kisah cinta Katniss Everdeen unik sangat! Disaat kita harus memikirkan ‘bagaimana cara hidup’ Katniss malah membuat skenario ‘bagaimana bisa bertahan hidup, diselamatkan cinta?’

    Bagaimana skenario cinta mereka bertahan sampai akhir permainan, bagaimana mereka saling membantu, dan bagaimama mereka rela berkorban demi nyawa satu sama lain tetap hidu!

    Love it!

    Like

  15. Buku romance favorit saya adalah Mahogany Hills karya Tia Widiana. Buku yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama ini berhasil membuat saya jatuh hati pada kisah cinta kedua tokoh utamanya. Berkisah tentang Jagad dan Paras yang menikah karena perjodohan. Awalnya mereka menjalani rumah tangga tanpa cinta, namun seiring berjalannya waktu cinta tumbuh di hati mereka. Terdengar klise memang. Tetapi entah mengapa saya selalu menyukai cerita tentang perjodohan. Hehe.. Ada salah satu quote yang saya sukai dalam buku tersebut
    “Denganmu, cinta menjadi sangat sederhana. Cinta adalah memberi, menerima dan memaafkan.” 🙂

    Like

  16. Buku favorit saya? Saya ingin menyebut dua judul, Memori – Windry Ramadhina dan Melbourne – Winna Efendi yg keduanya diterbitkan Gagasmedia. Melbourne karena saya luluh oleh sudut pandang Max ketika menceritakan Laura. Namun jika disuruh memilih, saya memilih Memori karena membuat perasaan saya jumpalitan di tiap halaman dan menangis saat Sigi terpuruk. Mbak Windry membuat saya semakin percaya, menulis membuat Anda berpikir dua kali untuk membenci atau dendam, karena Anda akan berusaha melihat dari sudut pandangnya. What if, someday you will use her shoes?

    Like

  17. Walking After You by Windry Ramadhina. Diterbitkan tahun lalu oleh GagasMedia. Roman yang membuat perut saya serasa digelitik. Ada kupu-kupu yang keluar dari tiap lembar yang saya baca, begitu lama hinggap di perut saya ketika mengeja nama ‘Julian’, koki kebanggaan Galuh (dan saya). Ketika membaca kata ‘hujan’ yang An ceritakan, serasa ada bulir-bulir air berhenti membayang di retina mata saya, kekelabuan alami yang sepertinya deja vu. Cerita ini tidak asing, hati saya bisa bergemuruh atau cekikik kecil melengos begitu saja, dan tubuh saya bergetar ketika membacanya.
    Identik. “Aku mendengar nama yang teman ku sebut-sebut bukan sebuah keasingan lagi di hati,”

    Like

  18. Cokelat, apabila pertama kali dicecap lidah akan terasa manis. Tapi bila cokelat tersebut sudah ditelan, yang tersisa hanyalah rasa pahit yang bisa hilang dengan menggigit cokelat itu lagi.

    Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa seperti cokelat. Kisah yang dituliskan Prisca Primasari tersebut begitu manis karena kedua tokoh utama yang saling jatuh cinta, tapi sebuah cerita tidak bisa bertahan manis, bukan? Kisah yang diterbitkan GagasMedia itu memiliki rasa pahit yang ditimbulkan oleh kedua tokoh utama tersebut.

    Ah, sebenarnya cinta memang adil: ada kesedihan, dan ada juga kebahagiaan. Apakah Mbak Windry dan Mbak Ayu setuju?

    Like

  19. Buku romantis yang masih membekas dalam ingatan adalah Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia. Penerbit NouraBooks. Kadang-kadang cinta mampu mengubah pandangan hidup seseorang bahkan mampu menggerakkan orang tersebut untuk menakhlukkan segala rintangan. Cinta Zhongwen kepada Asmara sungguh luar biasa. Dia juga romantis. Mampu meyakinkan hati kekasih hatinya bahwa cinta sejati itu ada dan nyata, menerima segala keadaan Asmara sedemikian rupa, membawanya ke jalinan ikatan suci untuk menjaganya seumur hidupnya. Mereka ingin menua bersama. Sungguh mulia dan indah cinta diantara mereka.

    Like

  20. Buku romance favoritku itu berjudul Mendamba karya kak Aditia Yudis terbitan Gagas Media. Keren pokoknya itu tentang ‘mencari jawaban untuk sepotong rindu’ hehe dengan settingnya di Jogja membuat aku rindu jogja dan menikmati deskripsi latar yang disajikannya. Kisahnya menyadarkan kalau sebenarnya kerinduan kita hanya membutuhkan jawaban, tak lebih. akhirnya bikin nangis 😥

    banyak juga quotesnya dan ada 1 quote yang bikin aku berpikir tentang hidupku, “Tapi sekarang saya sadar, ada mimpi yang tetap indah jika menjadi mimpi. Itu hal yang membuat kita terus berharap. Namun ada pula kenyataan yang memang indah jika kita menerimanya dengan ikhlas meski tidak pernah memimpikannya sekalipun” – Aria

    makasih kak 🙂

    Like

  21. Bicara soal buku roman favorit, sebenarnya list saya cukup banyak. Entah dari karya klasik, kontemporer, chicklit, bahkan hingga teenlit.

    Namun buku paling favorit dan paling berkesan adalah Wuthering Heights karya Emily Bronthe. Buku ini mungkin terkelam yang pernah saya baca. Kegilaan yang begitu terasa dalam buku ini, membuat saya sadar bahwa cinta tidak selalu memperlihatkan sisi baik dan manis dari manusia. Cinta juga mengubah seseorang menjadi monster dengan rasa cemburu dan rasa ingin memilikinya.

    Banyak orang bilang bahwa memang benar cinta seharusnya rasa itu sudah cukup–tak perlu memiliki, tak perlu berbalas. Tapi penulis menuturkan bagaimana cinta bisa membawa kita pada kemungkinan yang lain. Cinta tak terbalas Heathcliff pada Catherine Earnshaw berujung pada pembalasan dendam pada orang-orang yang dia anggap telah menghancurkan hidupnya.

    Mungkin memang benar, cinta bisa membuat orang gila dan melakukan apa saja.

    Versi terjemahan buku ini diterbitkan Gramedia Pustaka Utama dan Qanita.

    Like

  22. Novel romance favorit saya adalah The Notebook karya Nicholas Sparks terbitan Gramedia Pustaka Utama. Novel ini menjadi favorit saya karena ceritanya yang sederhana namun sarat arti. Novel ini mengajarkan kita untuk menginginkan, berpegang teguh pada keinginan itu, dan jika tangan Tuhan mengizinkan, kita akan mendapatkannya. Seperti Noah yang pada akhirnya mendapatkan Allie.
    Dan pada akhirnya, saat kita harus melepaskannya, tiada sesal, karena apa yang kita rasakan dan lewati sebelumnya jauh lebih besar pengorbanannya.

    Satu quote dari The Notebook dan saya mengamini sepenuhnya.
    “Begitu kau jatuh cinta untuk pertama kali, kehidupanmu akan berubah selamanya, dan betapapun kau berusaha, perasaan itu tidak akan bisa dihapuskan.”

    Like

  23. Susah banget jawabnya karena mayoritas bacaanku romance dan banyak yang favorit. Setelah dipikir-pikir aku pilih dua buku yang setiap tahun emang saya baca ulang, saya punya ritual setiap tahun untuk baca ulang buku-buku ini, ceritanya nggak pernah membosankan untuk dinikmati.
    Memori, GagasMedia, Windry Ramadhina
    Saya suka semua aspek di buku ini, entah karakter, konflik, gaya bercerita semuanya suka. Yang paling nagih dari buku ini adalah interaksi Mahoni dengan Simon maupun Sigi, saya suka perjalanan kisah mereka, walau lebih bercerita tentang keluarga buku ini sangat manis sekali, mengisahkan tentang kasing sayang kakak-adik dan cinta lama yang kembali hadir 🙂 Review http://kubikelromance.blogspot.com/2012/05/memori.html

    It Happened One Autumn, Gramedia, Lisa Kleypas
    Salah satu Historical Romance favorite sepanjang masa! Sebenernya bisa dibilang cerita ini adalah fanfic dari Pride and Prejudice karena memiliki kesamaan cerita. Saya suka sekali kisah benci jadi cinta dan si kaya dan si miskin, buku ini adalah gabungan dua tema tersebut. Interaksi kedua tokoh utamanya bikin senyum-senyum dan ngangenin, awalnya saling ‘jontok-jontokan’ tapi lama kelaamaan nggak bisa lepas satu sama lain :).

    @peri_hutan

    Like

  24. buku romance favorite saya adalah Interlude, karya Windry Ramadhina. penerbit Gagas Media. Meski fokus cerita ada pada Kai dan Hanna, saya justru jatuh cinta pada Jun. Jun mencintai Gitta dalam diam. Yang dia inginkan hanyalah kebahagiaan Gitta. Ketika Gitta rapuh, Jun memeluknya dari belakang tanpa berkata-kata.
    Scene paling menyentuh adalah ketika Gitta menangis dalam pelukan Jun, dan Jun berjanji ” demi Tuhan, Gitta, aku bisa membahagiakanmu lebih dari dia.”

    Like

  25. Saya banyak membaca romance, dan banyak yang saya suka. Dan permintaan di sini adalah menyebutkan novel romance favorit saya, berarti bukan hanya satu. 🙂

    Novel romance luar negeri yang jadi favorit saya itu … Eleanor & Park. Novel karangan Rainbow Rowell dan diterbitkan St. Martin’s Press. Novel itu sederhana, indah, dan terasa sangat nyata. Meskipun berpusat pada Eleanor & Park dan tentang hubungan antarkeduanya, tapi novel ini jauh lebih dalam dari itu. Keluarga, teman, ras, bullying, dan banyak hal lain. Selain itu, saya suka sekali cara Rowell membangun peningkatan hubungan Eleanor dan Park, tidak terburu-buru, tidak penuh kebetulan, dan sangat alami. Manis. Sekaligus realistis.

    Untuk novel dalam negeri, saya pikir kesukaan saya itu… Montase. Saya tidak pernah suka novel sad-ending, tapi Montase ini meski seharusnya berakhir sedih, saya justru merasa lega. Ceritanya mengalir dengan begitu indah. Begitu apik. Dan semua karakter dalam Montase bikin jatuh hati. Ide ceritanya sebernanya lumayan sederhana, tetapi konflik minor dan alurnya begitu indah. Lalu, akhirnya memang tertebak tapi tidak membuat saya merasa novel ini novel cengeng atau tidak menerimanya. Seperti yang sudah saya bilang di awal, Montase itu sangat melegakan. (Saya lebih suka Memori di antara karya Kak Windry, tapi Memori itu genre utamanya bagi saya family dan bukan romance, jadi saya memilih ini. :D)

    Like

  26. Salah satu novel roman favorit saya bernama Ronggeng Dukuh Paruk, dunia milik Ahmad Tohari yang diterbitkan GPU.
    Saya begitu tenggelam dalam dunia Srintil dan Rasus, dalam kebodohan mereka, marah pada takdir yang suka mempermainkan, dan mengeryitkan kening atas keputusan yang mereka ambil.
    Rasus mencintai Srintil, cinta itu egois hingga Rasus menderita ketika Srintil mengikuti bukak klambu. Rasus sungguh marah karena Srintilnya ‘dinikmati’ orang Dukuh Paruk, marah yang membuatnya pergi. Marah yang membuat saya ingin mendudukkan Rasus di depan saya dan berkata, “Andai kau tak pergi, tokoh fiksi favoritku, Srintil tak akan berakhir seperti itu.”
    Rasus yang membuat saya … jatuh cinta.

    Like

  27. A romance novel that i love is Ai by Winna Efendi. It was published by Gagas Media. Ai is about Sei who love his bestfriend, a very simple love story. But, Winna Efendi wrote it perfectly. The most sadness scene, when Sei saw Shin proposed Ai in Tokyo Tower.It feels like i am standing behind Sei. I’m gonna hug that man and say that everything will be fine. Ànd the novel has a happy ending and i love it 😄

    Like

  28. I love Ilana Tan’s book. The tittle is “Spring In London” its about true love. And how the boy treat the girl is so awesme. Even the girl be raped, the boy still don’t give up on them. This book is about TRUST

    Like

Leave your traces...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s