Kembali

IMG_0090

Halo!

Pertama, kami ingin mengaku bersalah karena tidak mengisi blog selama kurang lebih tiga bulan terakhir ini. Namun, agar lebih seru, anggap saja saya dan Windry baru kembali dari liburan. #eh Okay, sesungguhnya kesibukan lah tersangka utama yang menyebabkan absennya kami menulis. Selain sibuk sehari-hari dalam pekerjaan di kantor dan kegiatan mendesain, saya sedang seru kembali belajar memegang kuas setelah sekian tahun lamanya. Sedangkan Windry sedang sibuk dengan tulisannya. Novel terbarunya, Last Forever, baru saja keluar. Dan saya yakin pasti tidak sedikit, kan, yang menanti-nanti kisah Gilang/Ayu? Sabar ya, kata Windry^^.

Tapi, dalam kesibukan masing-masing, kami masih kok memikirkan apa saja yang ingin kami bagi dan ceritakan dalam blog ini. Dan menjelang akhir tahun, kami telah introspeksi diri dalam komitmen kami dengan Taste Life Twice. Anyway, bulan Agustus lalu, saya membeli sebuah majalah tahunan berjudul Paraf. Ini adalah edisi pertamanya. Paraf berkisah tentang para entrepreneur di Indonesia. Melihat isi dan desain majalah ini, saya langsung jatuh cinta. Saya akan menceritakan dalam blog ini. Selain majalah tersebut, ada dua buku yang ingin saya ceritakan juga; sebuah novel misteri dan sebuah buku yang berkaitan dengan dunia kuliner yang sedang naik daun saat ini. Seperti tahun lalu, saya juga sedang membuat personal agenda untuk tahun 2016. Saya akan berkisah tentangnya setelah menemukan tempat mencetak yang sesuai dengan keinginan saya, ya. Sedikit cerita, sesungguhnya agenda tersebut sudah saya cetak di digital printing tempat saya biasa mencetak – agenda tahun 2015 ini juga dicetak di tempat tersebut. Namun, sepertinya ada sedikit penurunan dalam hal pelayanan dan kualitas hasil cetaknya. Singkatnya, saya kecewa dan sedang mencari tempat baru.

Sementara itu Windry akan menulis tentang seorang penulis sekaligus ilustrator. Ia baru saja menerbitkan buku ilustrasinya di bawah penerbit GPU dan turut berpartisipasi dalam event Ubud Writer Festival tahun ini. Windry juga akan bercerita tentang kertas. Yup, kertas yang adalah salah satu bagian terpenting dalam dunia buku. Bagaimana Windry akan bercerita? Dari sisi mana ia akan mengulasnya? Kita tunggu saja, ya πŸ™‚

Lalu, jika tidak ada halangan, kami juga mengundang seseorang untuk menceritakan pengalamannya di Frankfurt Book Fair (FBF) kemarin. Seperti yang sudah kita ketahui, acara FBF tahun ini adalah hal yang sangat penting untuk Indonesia karena negara kita menjadi guest of honour. Jadi, banyak sekali penulis, ilustrator dan semua praktisi dunia penerbitan Indonesia hadir dalam acara tersebut.

Terakhir, saya akan keluar Jakarta selama seminggu di bulan November nanti. Doakan saya dapat berkunjung ke tempat-tempat yang berkaitan dengan dunia buku, ya. Tentunya saya akan kembali membawa sesuatu untuk giveaway akhir tahun nanti.

Terima kasih untuk teman-teman yang sudah bertanya tentang tulisan baru blog kamiΒ  melalui sosial media. Ini adalah pengingat kami. We heart you!

Keep reading (and writing)!

love,
A

Advertisements

3 thoughts on “Kembali

Leave your traces...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s