Menyapa Christian Simamora di Twigora

christian simamora

Ketika Christian Simamora keluar dari GagasMedia pada awal 2014, saya dan beberapa penulis kebingungan. Sefryana Khairil bertanya kepada saya lewat Whatsapp, “Bagaimana nasib kita tanpa Abang? Siapa yang mengurus kita?” dan dia memasang ikon menangis. Saya membalas, “Kalau kamu bertanya begitu ke Christian, pasti dia menjawab begini, ‘Ih, urus diri sendiri, dong. Kalian kan sudah gede.'” Lalu, kami tertawa–lalu Sefry memasang ikon menangis lagi.

Bagi kami, dan barangkali bagi banyak penulis GagasMedia lain, Christian seperti induk ayam. Saya sendiri merasa kehilangan. Dia keluar tepat pada saat saya baru mengetahui asyiknya berdiskusi naskah dengannya. Dia tipe editor yang mengenal penulis-penulisnya dengan baik dan tahu persis cara memancing kreativitas mereka.

Kini dia di Twigora. Setelah beberapa waktu tidak bekerja bersama dengannya, saya sedikit kangen. Jadi, saya menghubunginya dan meminta wawancara. Tentu, saya mewakili Taste Life Twice. Silakan disimak obrolan seru saya dengan Christian.
Continue reading