Rantai Kebaikan Gitta

IMG_3849

256 hal. | GPU, 2015

Setiap manusia memiliki hantunya masing-masing…

Gitta hanya ingin mencoba mengikuti permainan yang digagas seorang temannya, Yunike, di facebook. Permainan pay it forward di mana Yunike akan memilih tiga orang pertama yang menuliskan “I’m in” di kolom komentar untuk ia beri hadiah. Persyaratannya hanyalah tiga orang tersebut harus melakukan hal yang sama; copy paste status Yunike di laman facebook masing-masing dan memilih tiga orang pengomentar pertama untuk diberi hadiah. Pay it forward adalah rantai kebaikan yang (sebaiknya) tidak terputus.
Continue reading

Kita Dalam Film

Selamat Hari Buku Sedunia!

Ini 23 April. Tetapi, entah mengapa saya justru berpikir untuk menulis sesuatu tentang kita. Bukan tentang buku. Kita, pencinta buku dan kata. Dan, saya ingin membahas beberapa film yang sangat dekat dengan obsesi kita. Mengapa film? Selain membaca, saya juga menonton. Bahkan, sebagian tulisan saya terinspirasi dari film karena pada dasarnya saya mudah tergugah oleh hal-hal yang sifatnya visual.

Nah, terkadang, saya menemukan diri saya dalam film-film yang saya tonton. Beberapa di antaranya sangat saya sukai. Ini film-film tersebut, barangkali sama dengan daftar kesukaan kalian.

Dead Poets Society

Dead Poets Society Continue reading

Tempat Semua Kisah Lezat Dimulai

IMG_3235

3 buku | Noura Books, 2015

Dapur dan proses pembuatan makanan yang tersaji dalam sebuah cerita selalu membawa romantisme tersendiri bagi saya. Mungkin hanya karena saya suka makan. Tapi, pastinya cerita-cerita yang membawa dapur dan makanan sebagai elemen penting di dalamnya selalu berhasil membuat saya membacanya hingga tuntas.

Tidak terkecuali seri yang saya temukan saat sedang bookshopping ini. Kitchen, seperti judulnya, membawa dapur (atau lebih tepatnya makanan) menjadi setting cerita. Dan seperti covernya yang lembut, adalah kisah-kisah cinta yang terdapat di dalamnya.
Continue reading

Mengintip Ilustrator Indonesia

Screen Shot 2015-03-30 at 8.02.32 AM

Lagi-lagi saya ingin membahas tentang ilustrator 🙂

Pada satu siang seseorang membagi link sebuah website di linimasa facebook. Sebuah website yang baru berdiri, berisikan kumpulan ilustrasi-ilustrasi lokal. Sebagai seseorang yang senang dengan ilustrasi, terlebih dalam pekerjaan yang juga menuntut untuk up to date mengenai ilustrasi-ilutrasi lokal, saya langsung berkunjung.

Dalam website tersebut saya menemukan kumpulan ilustrator yang memajang karyanya. Mungkin, seperti DeviantArt atau Behance, namun semua adalah ilustrator Indonesia. Penasaran, saya langsung menghubungi salah satu pendiri yang namanya tercantum dalam website, Evelline Andrya.
Continue reading

Read A Story With My Ballerina

read a story 2

Sejak Balerina masih berumur tiga bulan, saya sudah membacakannya cerita. Balerina terkena flu dan dia menangis terus-menerus pada malam hari tidak bisa tidur. Untuk menenangkannya, saya menceritakan kisah Pip tikus pemalu yang ingin mendapatkan pelangi. Lalu, ini menjadi kebiasaan kami sebelum dia tidur. Kini, Balerina seorang pencinta buku juga seperti saya. Untuk hadiah ulang tahunnya yang kelima, dia meminta buku.

Di antara banyak buku yang dia miliki, kami paling suka seri Read A Story dari Erlangga. Saya sebut ‘kami’ karena saya selalu bersemangat membacakannya untuk Balerina. Dia memiliki banyak buku dari banyak penerbit. Beberapa bagus. Ada juga yang hem-yah-bolehlah. Nah, Read A Story ini spesial. Ini seri buku cerita anak-anak yang hampir semuanya berupa fabel dan terjemahan dari luar.
Continue reading

Cerita di Balik Kesalahan Ketik

typo

Beberapa hari lalu, di Twitter, saya dan beberapa teman sedikit membahas kesalahan ketik. Kami sering menemukan hal tersebut di buku-buku Indonesia. Pasti kalian juga.

Kesalahan ketik terkesan sepele. Saya pribadi menganggap satu-dua kesalahan ketik di sebuah buku merupakan sesuatu yang wajar. Manusiawi. Bahkan, Joko Pinurbo pernah berkata, barangkali seumur hidupnya, seorang penulis tidak akan mendapati bukunya tanpa kesalahan ketik.

Tetapi, kesalahan ketik yang muncul terlalu banyak dalam sebuah buku akan mengganggu keasyikan membaca. Beberapa orang tidak peduli. Sebaliknya, pembaca-pembaca cerewet seperti saya–yang memiliki kecenderungan OCD–akan langsung menutup buku tersebut dan tidak mau membukanya lagi.

Sebagai penulis, saya masih bermimpi menerbitkan buku tanpa kesalahan ketik–meskipun barangkali itu mustahil. Saya masih berusaha. Sekarang, sebagai penulis, saya ingin bercerita mengenai kesalahan ketik. Mengapa itu terjadi. Siapa yang menyebabkan itu terjadi. Dan, bagaimana seharusnya kesalahan ketik di sebuah buku bisa dikurangi.
Continue reading

And The Lovely Journal is Yours…

FullSizeRender-1

Cinta tidak melulu soal bahagia, terkadang ia juga penuh dengan luka. Banyak yang menjadi favorit teman-teman justru mengisahkan sisi pahitnya, seperti kisah milik Mr. Gatsby atau cinta milik Heatcliff dalam Wuthering Heights, juga kisah mereka yang tidak bisa bersatu seperti milik Are dan Ruth atau Rasus dan Srintil.

Tapi, sesungguhnya cinta ada hal yang sederhana. Mengutip dari salah satu review, “Denganmu, cinta menjadi sangat sederhana. Cinta adalah memberi, menerima dan memaafkan.” Dengan kesederhanaan, cinta dapat menjadi hal yang sangat manis. 🙂
Continue reading